30.3.09
mmpht
aku lagi pms sayang..
--
sayang, tau ga, kamu juga bau. rambut ama badan kamu minyakan semua. apek.
yaudah, gw pulang?
nggak dong.. kan gue suka.. abis itu bau kamu..
... sini!
-dan tshirt nike biru terang itu tampak ganteng di pelukku. dan hangat.-
(biru aja gitu.. = tengkyu babe.. ah dia emang ga bisa ngomong manis)
hiks..
aku kangen..
stupid girl..
14.10.08
Surat Murahan 1
setiap pagi hari,
elusan sayangmu di atas perut telanjangku,
ciuman lembut di atas bibir kotorku yang aku sendiri tak berani,
menjadi alasan menyenangkanku untuk membuka mata yang biasanya berat
pertama kali
di pagi hari...
hanya untuk melihat wajahmu,
mata membengkak,
muka berkilap,
bibirmu membuat senyum paling indah...
(pagi.. bisikmu)
dan.. (selamat tinggal.. begitu isyarat mata besarmu yang habis, kuciumi tadi malam..)
Begitu setiap saat.
Dan aku hanya tersenyum..
Saat ini ada.
Saat ini juga tak pernah ada.
Ada karena memang ada.
Tak Pernah ada karena tak boleh ada..
Mataku mendambakannya..
Senyumnya yang mahal tapi menyenangkan,
matanya yang seringkali tak peduli..
lengan besarnya yang menarik erat
tubuh kecil ini,
menjadi satu..
Hidungku masih ingin membauinya..
bau kepala besarnya yang plontos dan berkeringat..
bau hangat bahunya yang menyekap udaraku..
Bibir kenyalnya yang tak mau melepas seluruh tubuhku di malam datang..
Aku senang..
Bahagia..
Aku merasa penuh..
Tak peduli semua.
Tak Peduli salah.
Tak ada..
Semua menjadi baik. Benar.
Aku Cinta Kamu..
Hati Kecilku yang merah menyala bila mengingatmu,
menjadi bening dipelukmu..
menjadi besar, seluas galaksi raya,
dalam, sedalam banyu biru yang dipenuhi mahluk cantik berpendar-pendar..
hangat, sehangat pijar pagi hari di pegunungan salju, di awal musim semi..
Untukmu, aku bersedia menghanguskannya
menjadi abu, agar terbang
menyatu dengan debu-debu di udara dunia..
menyampaikan pesan pada seluruh mahluk,
bahwa aku mencintaimu..
tanpa aku perlu merusak pendengaranmu
dengan pengakuan tak boleh..terlarang..
Biar saja angin, udara, dan debu jalan yang menyentuhmu..
angin lembut di pagi hari kau bangun..
menyelimutimu,
menyeka pipimu,
mencium geliat bahumu yang menguap untuk pertama kali
di pagi hari...
Di sana,
kuselipkan abu cinta yang dihempaskan angin nakal,
dari rindu tak boleh, yang tersimpan aman namun melonjak-lonjak keluar,
untuk mengatakan betapa cintanya..
Aku hanya ingin melihatmu di pagi hari...
Ini semua tak pernah ada..
namun memang ada..
Aku hangus..
Tapi pelukmu hidupkan aku lagi...
Walau hanya sekali,
untuk kemudian hangus lagi..
oleh rindu..
Dan terus berjalan dalam dinginnya
abu hangus yang renggang,
bertemu angin kehidupan..
Hangusku, memang hanya hangusku..
aku hanya ingin kamu hidupkan aku sekali lagi..
2.7.08
Selasa, 2008 Juli 22
masih cinta..
knowing that he's the one
the one i want
for days i'm growing old..
this passion, this heart, my blood..
they're alive when he hugged me, touched my skin,
kissed my neck, licked my palms..
i know that time..
i'm still in love with him..
and still want him for more..
but i dare ask for nothing
he chose his path in our quarrel three years ago..
he had to return to his two other lives..
but my heart,
has already become his.. for indefinite time..
others may become my warmer at nights..
may have my status as his..
but your smells, your scents..
will stay and be locked in my memory..
"i'm sorry" he whispered softly to my ear, for the first time since we met five years ago..
"i miss you so much" he whispered again, as he hugged closer and kissed me and drowned his face under my neck.
i am yours, musang, forever..
(tadi malem, wanted di velvet class blitz, on the bed..)